Berkala Arkeologi SANGKHAKALA
Vol 14 No 2 (2011)

Lesung Batu, Cerminan Pandangan Hidup Masyarakat Batak Toba

Ketut Wiradnyana (Balai Arkeologi Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
06 Jan 2018

Abstract

AbstractIn Samosir island traditional kampongs, stone mortar are often found. Mortars are ethnoarhaeological stuff considering thier material and technology refelct a sustainability from the past to the present. Stone mortars may have more than one hole and may function as a container to process various life needs. Mortars may also have certain decoration patterns. Such decorated mortars seem to have indicated not only their practical uses but also contained various sociological aspects. In order to reveal them, descriptive method with inductive reasoning is applied. Such method is expected to explain various cultural aspects contained such as religion, technology, environment, and social including Batak Toba life perspective.AbstrakDi perkampungan tradisional Pulau Samosir banyak ditemukan lesung batu. Lesung merupakan benda etnoarkeologi mengingat bahan dan teknologinya mencerminkan kesinambungan dari sejak masa lalu hingga kini. Lesung batu dapat memiliki sebuah atau lebih lubang dan difungsikan sebagai tempat untuk mengolah berbagai keperluan hidup. Lesung ada juga yang dipahat dengan pola hias tertentu. Bentuk lesung seperti itu tampaknya tidak hanya mengisyaratkan akan fungsi praktis semata akan tetapi juga memuat berbagai aspek yang berkaitan dengan masyarakatnya. Untuk mengungkapkannya, maka digunakan metode deskriptif dengan penalaran induktif. Metode dimaksud diharapkan dapat menjelaskan berbagai aspek yang dikandung benda budaya dimaksud diantaranya aspek teknologi, religi, lingkungannya dan sosial termasuk didalamnya penggambaran pandangan hidup masyarakat Batak Toba.

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

SBA

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

"SANGKHAKALA" refers to the shell horns that blown regularly to convey certain messages. In accordance with the meaning, this journal expected to become an instrument in the dissemination of archaeological information to the public which is published on an ongoing basis. Berkala Arkeologi ...