Latar belakang Pencemaran sampah plastik dan mikroplastik telah menjadi krisis lingkungan global dengan Indonesia sebagai penyumbang terbesar kedua di dunia. Mikroplastik tidak hanya mencemari air dan sedimen, tetapi juga organisme hidup, termasuk ikan tamban (Sardinella fimbriata). Potensi kontaminasi pada ikan tamban yang ditangkap di perairan Pelabuhan Bongkar Muat Tanjung Moco, Tanjungpinang tinggi karena pengelolaan sampah yang belum memadai di area sekitar. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis keberadaan, bentuk dan kelimpahan mikroplastik yang terkandung dalam spesimen ikan tamban di Pelabuhan Bongkar Muat Tanjung Moco.Metode: Jenis penelitian ini deskriptif dan menggunakan 30 sampel ikan tamban tangkapan nelayan di Pelabuhan Bongkar Muat Tanjung Moco. Penelitian dilaksanakan bulan Januari hingga Juni 2025. Penelitian ini menerapkan prosedur dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) sebagai acuan utama dengan penambahan H2O2 30% dan FeSO4 dan diobservasi menggunakan lembar observasi. Analisis data dari penelitian ini yaitu univariat.Hasil: Sebanyak 25 dari 30 sampel ikan tamban (83,33%) terdapat mikroplastik di saluran pencernaannya, dengan total 53 partikel mikroplastik didominasi bentuk fiber, diikuti film, fragmen, dan pelet dengan rata-rata kelimpahan mikroplastik 1,76.Simpulan: Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ikan tamban (Sardinella fimbriata) di Pelabuhan Bongkar Muat Tanjung Moco telah terkontaminasi mikroplastik dengan bentuk mikroplastik yang dominan ialah fiber. Masyarakat diharapkan mengurangi penggunaan dan membuang sampah plastik secara bertanggung jawab. Pemerintah perlu mengawasi pengelolaan sampah plastik dan mengedukasi masyarakat tentang bahaya mikroplastik ABSTRACT Title: Identification of Microplastics in Tamban Fish (Sardinella fimbriata) at The Bongkar Muat Tanjung Moco Port Background: Plastic and microplastic pollution has become a global environmental crisis, with Indonesia being the world's second-largest contributor. Microplastics not only contaminate water and sediment but also living organisms, including the fimbriata sardinella (Sardinella fimbriata). There is a high potential for contamination in fimbriata sardinella caught in the waters of Tanjung Moco Cargo Port in Tanjungpinang due to inadequate waste management in the surrounding area. The objective of this study is to analyze the presence, morphology, and abundance of microplastics contained in Tamban fish (Sardinella sp.) specimens at the Tanjung Moco Cargo Port.Method: This was a descriptive study using 30 samples of fimbriata sardinella caught by fishermen at Tanjung Moco Cargo Port. The research was conducted from January to June 2025. Microplastic identification was conducted based on NOAA standards, involving the application of 30% H2O2 and FeSO4. All findings were documented in observation sheets, followed by univariate data analysis.Result: Results showed that 25 out of 30 fimbriata sardinella samples (83.33%) had microplastics in their digestive tracts, with a total of 53 microplastic particles. The dominant shape was fiber, followed by film, fragments, and pellets, with an average microplastic abundance of 1.76.Conclusion: Based on this study, it can be concluded that fimbriata sardinella (Sardinella fimbriata) at Tanjung Moco Cargo Port were contaminated with microplastics, with the dominant shape being fiber. The public is expected to reduce their plastic use and dispose of plastic waste responsibly. The government needs to monitor plastic waste management and educate the public about the dangers of microplastics
Copyrights © 2026