Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap penggunaan layanan Fintech Shopee Paylater pada mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 101 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap penggunaan Shopee Paylater, sementara inklusi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan layanan tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa akses dan keterlibatan mahasiswa dalam layanan keuangan formal menjadi faktor dominan dalam mendorong penggunaan Fintech. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman akademik dan praktis mengenai perilaku keuangan generasi muda di era digital.
Copyrights © 2026