Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji secara empiris pengaruh budaya organisasi dan loyalitas kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Agam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja organisasi publik, khususnya pada instansi penegak hukum, sehingga diperlukan pemahaman yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang disebarkan kepada pegawai Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Agam, dengan jumlah sampel sebanyak 64 responden yang dipilih sesuai dengan kriteria penelitian. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS, yang dipilih karena mampu mengolah data dengan jumlah sampel relatif kecil dan tidak menuntut asumsi distribusi normal secara ketat. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan penting. Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Agam. Loyalitas kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Budaya organisasi memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Kepuasan kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Kepuasan kerja juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara tidak langsung kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Secara tidak langsung kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Agam. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pimpinan dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui penguatan budaya organisasi, loyalitas kerja, dan kepuasan kerja
Copyrights © 2026