Mega Buana Journal of Innovation and Community Service (JICS)
Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025

Dampak Senam Kaki Diabetik dalam Menurunkan Glukosa Darah pada Lansia Di UPT PPSLU Mappakasunggu Kota Pare Pare

Hasiwulansi Husri (Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Mega Buana Palopo)
Ida Ida (Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Mega Buana Palopo)
Izza Izza (Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Mega Buana Palopo)
Masita Helena (Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Mega Buana Palopo)
Musdalifah K (Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Mega Buana Palopo)
Nirma Nirma (Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Mega Buana Palopo)
Nur Aisyah Saleh (Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Mega Buana Palopo)
Nur Wafiah (Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Mega Buana Palopo)
Nurwildah Kaharuddin (Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Mega Buana Palopo)
Fadli Fadli (Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Mega Buana Palopo)
Andi Sastria Ahmad (Program Studi Profesi Ners, Fakultas Kesehatan, Universitas Mega Buana Palopo)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit jangka panjang yang memerlukan perawatan berkelanjutan. Perubahan gaya hidup, seperti pola makan, kurang berolahraga, dan kelebihan berat badan, dapat menyebabkan kadar gula darah tidak terkendali, yang dapat memicu diabetes melitus tipe 2. Metode dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi pemeriksaan tanda-tanda vital, pemeriksaan asam urat dan GDS, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan senam kaki diabetik yang bertujuan untuk mengendalikan kadar glukosa darah dan melancarkan sirkulasi darah. Hasil kegiatan diperoleh glukosa darah pada lansia berdasarkan kelompok usia 60-70 tahun (57%) dengan nilai glukosa darah terendah yaitu 99 mg/dL dan nilai glukosa darah tertinggi yaitu 262 mg/dL, usia 71-80 tahun (22%) dengan nilai glukosa darah terendah yaitu 117 mg/dL dan nilai glukosa darah tertinggi yaitu 199 mg/dL sedangkan  umur ≥ 80 tahun (21%) dengan nilai glukosa darah terendah 102 mg/dL dan nilai glukosa darah tertinggi yaitu 220 mg/dL. Kesimpulan: Semua lansia dalam kegiatan pengabdian masyarakat dapat memahami tentang terapi aktivitas fisik senam kaki diabetik untuk mengontrol kadar glukosa darah. Saran dari kegiatan pengabdian ini adalah diharapkan senam kaki diabetik dapat dijadwalkan secara rutin minimal 2-3 kali perminggu, lansia dapat melakukan senam kaki diabetik dirumah secara mandiri serta tenaga kesehatan memberikan edukasi yang berkelanjutan mengenai pengendalian diabetes melitus dan juga gaya hidup sehat yang mendukung penurunan resiko komplikasi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JICS

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Mega Buana Journal of Innovation and Community Service (JICS), dengan nomor ISSN Online: 2985-9913 adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Mega Buana Palop. JISC merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki ...