Latar belakang: Penerapan infrastruktur hijau di kawasan perdesaan seringkali hanya dipandang sebagai upaya konservasi lingkungan, padahal memiliki potensi ekonomi yang signifikan jika dikelola secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi optimalisasi infrastruktur hijau di Desa Klambir V guna meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Metode Pengabdian: Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan dan analisis potensi wilayah. Hasil Pengabdian: Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan dengan konsep agroforestry, pengelolaan drainase ramah lingkungan berbasis budidaya perikanan, serta pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) sebagai destinasi ekowisata dapat menjadi sumber pendapatan alternatif. Optimalisasi ini tidak hanya memperbaiki kualitas ekosistem desa, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan nilai ekonomi aset desa melalui integrasi fungsi ekologi dan ekonomi. Simpulan dari penelitian ini menekankan perlunya sinergi antara pemerintah desa dan partisipasi aktif masyarakat dalam pemeliharaan infrastruktur hijau agar memberikan dampak finansial yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026