Pariwisata saat ini mengalami pergeseran orientasi dari sekadar hiburan menjadi pengalaman edukatif yang berbasis pada pemberdayaan potensi lokal. Desa Cikalong, Kabupaten Pangandaran, memiliki kekayaan komoditas pangan lokal yang melimpah, namun diversifikasi pengolahannya belum dimanfaatkan secara optimal sebagai daya tarik wisata edukasi (edutourism). Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi komoditas lokal dan merumuskan strategi diversifikasi olahan pangan sebagai atraksi utama edutourism di Desa Wisata Cikalong. Metode pengabdian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan eksploratif, melalui observasi lapangan, studi literatur, serta wawancara mendalam dengan kelompok tani, pengrajin makanan lokal, dan perangkat desa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Desa Cikalong memiliki potensi besar dalam pengembangan produk pangan turunan yang dapat dikemas menjadi paket wisata edukasi. Namun tantangan utama terletak pada keterbatasan inovasi produk dan standar pengemasan. Temuan ini menekankan pentingnya strategi diversifikasi pangan melalui pelatihan kreativitas masyarakat, pengembangan jalur wisata kuliner berbasis edukasi, dan penguatan kelembagaan melalui kelompok sadar wisata. Pengabdian ini memberikan kontribusi pada model pengembangan desa wisata yang mengintegrasikan kedaulatan pangan lokal dengan sektor pariwisata berkelanjutan.Kata kunci: Desa Cikalong, Diversifikasi Pangan, Edutourism, Pangan Lokal
Copyrights © 2026