Kelompok peternak Mindhatama di Desa Karanglo, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas telah cukup lama memelihara domba dan saat ini telah berkembang pada usaha produksi hijauan rumput odot. Untuk mendukung produktivitas hijauan pakan dibutuhkan kompos yang berasal dari kotoran domba. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan melatih pembuatan pupuk organik dengan karakteristik unggul dan proses lebih singkat. Kegiatan pengabdian merupakan kaji tindak melalui pembuatan demplot dengan metode deskriptif sederhana. Materi pupuk organik padat adalah kotoran domba dengan bahan tambahan abu sekam, serbuk gergaji, kapur dolomit, molases, mikroorganisme lokal (MOL). Mikroorganisme lokal mengandung 6 jenis basilus dan 9 jenis bakteri lain serta yeast dalam bentuk serbuk. Pembuatan pupuk organik dilakukan di rumah kompos yang dibangun melalui gotong royong kelompok dan tim pengabdi. Kompos yang dipanen pada umur 21 hari kriteria berwarna hitam, kadar air 20%, pH 7.6, kadar bahan organik 40% dan rasio C:N sebesar 26. Pengetahuan dan ketrampilan peternak tentang pembuatan kompos berbahan feses domba mengalami peningkatan setelah mengikuti kegiatan pengabdian. Pembuatan kompos sebagai upaya menginisiasi terbentuknya lumbung pakan di kelompok peternak berhasil dengan baik. Kriteria kompos mendekati standar mutu pupuk padat Kementan dan saat diaplikasikan mampu mendukung pertumbuhan tanaman odot dan cabai.
Copyrights © 2026