Abstrak. Kesejahteraan psikologis pegawai dalam sebuah instansi dipengaruhi oleh spiritualitas dan kepuasan kerja. Spiritualitas yang baik berpotensi meningkatkan kesejahteraan psikologis, begitu pula kepuasan kerja yang tinggi dan konsisten dapat memperkuatnya. Oleh karena itu, penelitian ini menguji pengaruh spiritualitas dan kepuasan kerja terhadap kesejahteraan psikologis pegawai Balai Pemasyarakatan Kelas I Surakarta, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah 42 pegawai pembimbing kemasyarakatan. Instrumen penelitian terdiri atas skala spiritualitas (24 item, α = 0,813), skala kepuasan kerja (26 item, α = 0,879), dan skala kesejahteraan psikologis (36 item, α = 0,903). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, sementara analisis data menggunakan SPSS 25.0 for Windows dengan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan spiritualitas berpengaruh negatif signifikan terhadap kesejahteraan psikologis (β = -0,222, p = 0,036), sedangkan kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan (β = 0,386, p = 0,004). Uji F membuktikan kedua variabel secara simultan berpengaruh signifikan (F = 8,051, p = 0,001). Nilai R² = 0,292 mengindikasikan 29,2% variasi kesejahteraan psikologis dijelaskan oleh kedua variabel, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain. Kesimpulannya, hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak.
Copyrights © 2026