Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memberikan dampak signifikan terhadap efektivitas penyelenggaraan administrasi publik, khususnya dalam bidang pertahanan dan keamanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan TIK terhadap implementasi kebijakan administrasi publik dengan studi kasus pada Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi lapangan dan wawancara mendalam guna memperoleh data yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan TIK, seperti penerapan sistem keamanan informasi, pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT), serta pengembangan berbagai aplikasi pelayanan publik digital seperti PPID, SIKOPER, dan Lapor!, telah berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. Namun demikian, masih terdapat berbagai kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia di bidang keamanan siber, ketidaksinkronan regulasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta infrastruktur digital yang belum merata. Dengan demikian, diperlukan upaya strategis berupa peningkatan kapasitas aparatur, modernisasi infrastruktur teknologi, serta penguatan sinergi antar lembaga untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis digital yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026