Penerjemahan karya sastra, khususnya novel, menghadirkan berbagai tantangan bagi penerjemah, terutama dalam menerjemahkan tuturan yang mengandung beragam jenis tindak tutur seperti direktif, asertif, ekspresif, komisif, dan deklaratif dengan teknik penerjemahan yang tepat sesuai konteksnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis jenis-jenis tindak tutur, teknik penerjemahan yang digunakan, serta kualitas terjemahan pada tuturan dalam novel yang diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian penerjemahan dengan pendekatan studi kasus dan metode deskriptif kualitatif, yang didasarkan pada analisis dokumen teks sumber (TSu) dan teks terjemahan (TT). Studi kasus diterapkan pada novel Ghost Fleet: The Next World. Data diperoleh melalui analisis dokumen dan Focus Group Discussion (FGD). Analisis data dilakukan secara bertahap menggunakan empat prosedur analisis Spradley. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas terjemahan yang meliputi aspek keakuratan, keberterimaan, dan keterbacaan tergolong sangat baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemilihan teknik penerjemahan yang sesuai konteks berkontribusi signifikan terhadap tercapainya kualitas terjemahan yang optimal dalam karya sastra.
Copyrights © 2026