Transformasi digital menjadi strategi penting dalam meningkatkan kinerja sektor pertanian yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi pertanian terhadap efisiensi ekonomi dan keberlanjutan lingkungan, serta menguji peran efisiensi ekonomi sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-panel multilevel pada 412 petani di sentra produksi pertanian Indonesia. Efisiensi teknis diukur menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA), sedangkan hubungan antar variabel dianalisis melalui Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Efisiensi ekonomi terbukti berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan efisiensi produksi merupakan mekanisme utama yang menghubungkan transformasi digital dengan praktik pertanian ramah lingkungan. Kebijakan pertanian digital perlu diiringi peningkatan literasi dan infrastruktur untuk mendukung sistem pertanian berkelanjutan.
Copyrights © 2026