Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan belajar dan manajemen waktu terhadap produktivitas akademik mahasiswa dengan stres akademik sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Sampel penelitian terdiri dari 190 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan SmartPLS versi 4.1.1.6. Hasil pengujian model pengukuran menunjukkan bahwa seluruh konstruk memenuhi kriteria validitas konvergen dan reliabilitas, dengan nilai outer loading di atas 0,7, Composite Reliability di atas 0,9, serta nilai AVE melebihi 0,5. Analisis struktural mengungkapkan bahwa lingkungan belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen waktu (β = 0,638; p < 0,001), serta manajemen waktu berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas akademik (β = 0,822; p < 0,001). Sementara itu, stres akademik berpengaruh signifikan terhadap lingkungan belajar, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen waktu maupun produktivitas akademik. Nilai koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan prediktif yang baik, dengan R² produktivitas akademik sebesar 0,692, yang termasuk kategori moderat hingga kuat. Hasil analisis f² dan Q² juga mengonfirmasi adanya kontribusi efek yang substansial serta relevansi prediktif model. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen waktu berperan sebagai faktor kunci yang mentransmisikan pengaruh lingkungan belajar terhadap produktivitas akademik mahasiswa, sementara peran stres akademik sebagai mediator relatif terbatas. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan belajar yang kondusif serta penguatan keterampilan manajemen waktu guna meningkatkan produktivitas akademik mahasiswa.
Copyrights © 2025