Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan berbicara siswa dan mengidentifikasi kesulitan yang dihadapi siswa dalam bertanya dan memberikan pendapat di kelas 10 SMKN 5 Padang tahun ajaran 2025 pada semester ganjil. Masalah yang dihadapi siswa adalah keterbatasan kosakata, salah pengucapan, dan kesulitan dalam membedakan ungkapan yang digunakan untuk bertanya dan memberikan pendapat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel acak berkelompok pada dua kelas, yaitu X TKRO 1 dan X TKRO 2 di SMKN 5 Padang. Kelas yang dipilih adalah X TKRO 1, yang terdiri dari 30 siswa. Data dikumpulkan melalui tes berbicara di mana siswa melakukan dialog dalam bertanya dan memberikan pendapat di depan kelas. Data dianalisis berdasarkan kriteria komponen kemampuan berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa kelas X TKRO 1 dalam bertanya dan memberikan pendapat berada pada tingkat sedang, dengan nilai rata-rata 69,3. Hal ini mencerminkan kinerja mereka dalam aspek-aspek yang dianalisis seperti kelancaran, ketepatan, pengucapan, tata bahasa, dan kosakata. Kesulitan yang paling umum dihadapi siswa adalah pengucapan, dengan 80% dari 30 siswa mendapat nilai di bawah rata-rata, dan kelancaran, dengan 66,6% dari mereka juga berkinerja di bawah rata-rata.
Copyrights © 2025