Artikel ini membahas pelaksanaan program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan kapasitas kelembagaan di Yayasan Darul Jundi, Malang. Program ini mengintegrasikan pendekatan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam bentuk aplikasi keuangan sederhana (Money Plus) untuk anak-anak panti, serta pelatihan pencatatan keuangan berbasis ISAK 35 untuk pengurus yayasan. Dengan metode pelatihan partisipatif dan pendekatan reflektif, kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan keterbatasan literasi finansial pada kelompok rentan serta mendorong profesionalisasi manajemen keuangan yayasan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan keterampilan finansial di kalangan peserta serta terbentuknya sistem pencatatan yang lebih rapi di lingkungan yayasan. Artikel ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi institusi pendidikan tinggi dalam mendorong transformasi sosial berbasis teknologi.
Copyrights © 2025