Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

THE IMPACT OF HALAL LABEL IN HALAL FOOD BUYING DECISIONS Millatina, Afifah Nur; Hakimi, Fifi; Budiantoro, Risanda Alirastra; Arifandi, Muhammad Rizky
Journal of Islamic Economic Laws Vol 5, No 1: January 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jisel.v5i1.17139

Abstract

The current development of the halal industry has experienced a very significant increase to attract the attention of various groups. Trend indicators from the halal business can be seen in seven industrial sectors that continue to show an increase, including Islamic financial services, Halal food and beverages, Halal tourism, fashion, halal media and recreation, and halal pharmaceuticals and cosmetics. This study aims to raise the importance of awareness of halal label on halal food and beverages in Indonesia. The quantitative research method used in this research is to apply Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) through Smart-PLS software. The sample of this research is 100, with the sampling technique used being non-probability sampling with the purposive sampling method. The results of this study are the significant influence of the halal label variable on purchase intention, purchase intention on buying decision, and the halal label variable on buying decision on halal food products in Indonesia. Alternatively, on product packaging, awareness of halal Indonesian society has begun to increase and make halal a lifestyle.
PANDANGAN SISTEM PEMBIAYAAN SALAM MENURUT BMT UGT SIDOGIRI DAN PETANI PADI DESA SIDOGIRI, KECAMATAN KRATON, KABUPATEN PASURUAN Arifandi, Muhammad Rizky
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petani Padi desa Sidogiri seperti petani pada umumnya, masih bergulat dengan masalah kemiskinan. Akad Salam adalah akad prinsip yang dimiliki oleh ekonomi syariah yang merupakan penjawab masalah yang dialami oleh petani tersebut. Dengan memutus rantai panjang produksi yang tidak efektif, resiko yang dipikul bersama dan keuntungan yang lebih tinggi dari kredit konvensional. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan mengenai sistem pembiayaan salam menurut BMT UGT Sidogiri dan petani padi desa Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Dari hasil yang didapat, pandangan BMT UGT Sidogiri masih berlogika uang, cenderung pragmatis dan mengikuti mekanisme pasar masyarakat yang cenderung konsumtif sehingga pembiayaan salam di sana tidak ada sama sekali, pada pandangan petani Sidogiri, pada awalnya mereka juga tidak memahami mengenai mekanisme Sidogiri, namun pada praktek ijon yang mereka lakukan sudah menggunakan prinsip dari pembiayaan salam yaitu melakukan ijon ketika mendekati panen raya dan harga disepakati secara adil sehingga hal yang diharamkan oleh islam yaitu maysir atau ketidakjelasan bisa dihindari. Selain itu terlihat pula bahwa petani padi desa Sidogiri masih berlogika pada alam dan masih bersifat subsistenKata kunci: Pandangan, Akad Salam, BMT UGT Sidogiri, Petani padi.
Edukasi Literasi Keuangan dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Berstandar ISAK 35 dan PSAK 45 untuk Yayasan Sosial: Studi Kasus pada Yayasan Darul Jundi Malang Kartiko, Galuh; Rohim, Yasin Nur; Arifandi, Muhammad Rizky; Oktavia, Fathimatus Zahro Fazda; Lutfillah, Novrida Qudsi; Jaswadi, Jaswadi
Journal of Community Practice and Social Welfare Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Community Practice and Social Welfare
Publisher : LPPM Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/jacips.2025.5.2.88-100

Abstract

Ketergantungan pendanaan eksternal yayasan sosial tinggi dan pencatatan keuangan yang belum tertata menjadi kendala operasional utama bagi anak yatim dan dhuafa di Malang. Literasi keuangan bagi pengurus dan anak binaan diperlukan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan stabilitas keuangan. Meningkatkan kemandirian finansial yayasan melalui peningkatan kapasitas literasi keuangan, penerapan ISAK 35 dan PSAK 45 dalam laporan keuangan, serta diversifikasi pendanaan melalui hibah, CSR, dan unit usaha syariah berbasis program sosial. Pelatihan literasi keuangan berbasis standar non-profit, pendampingan penyusunan laporan keuangan, dan pelatihan kewirausahaan sosial berbasis syariah. Evaluasi meliputi pre-test/post-test literasi keuangan, kualitas laporan keuangan pasca pendampingan, serta wawancara terkait transparansi dan diversifikasi pendanaan. Terdapat peningkatan pemahaman literasi keuangan dan kepatuhan terhadap standar ISAK 35/PSAK 45, serta peningkatan transparansi pelaporan. Indikator kunci: skor literasi keuangan meningkat; proporsi akun yang sesuai standar meningkat; munculnya inisiatif diversifikasi pendanaan non-donasi. Program berpotensi mengurangi ketergantungan pada donasi eksternal melalui hibah/CSR dan pengembangan unit usaha syariah, serta pembentukan SOP pembukuan dan rencana diversifikasi pendanaan jangka menengah.
Peningkatan Literasi Keuangan dan Kemandirian Anak Panti Berbasis AI: Penguatan Kapasitas Yayasan Darul Jundi, Malang Amalia, Riezky; Arifandi, Muhammad Rizky; Rohim, Yasin Nur; Kartiko, Galuh; Maudiliyah, Fitrotul
Journal of Community Practice and Social Welfare Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Community Practice and Social Welfare
Publisher : LPPM Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/jacips.2025.5.2.74-87

Abstract

Artikel ini membahas pelaksanaan program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan kapasitas kelembagaan di Yayasan Darul Jundi, Malang. Program ini mengintegrasikan pendekatan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam bentuk aplikasi keuangan sederhana (Money Plus) untuk anak-anak panti, serta pelatihan pencatatan keuangan berbasis ISAK 35 untuk pengurus yayasan. Dengan metode pelatihan partisipatif dan pendekatan reflektif, kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan keterbatasan literasi finansial pada kelompok rentan serta mendorong profesionalisasi manajemen keuangan yayasan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan keterampilan finansial di kalangan peserta serta terbentuknya sistem pencatatan yang lebih rapi di lingkungan yayasan. Artikel ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi institusi pendidikan tinggi dalam mendorong transformasi sosial berbasis teknologi.