Limbah tebu memiliki potensi besar sebagai bahan pakan ternak ruminansia, namun pemanfaatannya dalam bentuk wafer memerlukan formulasi yang tepat untuk mencapai standar nutrisi, khususnya kadar lemak kasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi proporsi limbah tebu, dedak padi, dan bahan tambahan (molases, tapioka, urea, master gemuk) terhadap kadar lemak kasar wafer limbah tebu. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan: R140 (40% limbah tebu), R150 (50%), R160 (60%), dan R0 (100% limbah tebu/kontrol), yang dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan proporsi bahan baku memberikan pengaruh yang signifikan (P0,05) terhadap kadar lemak kasar. Wafer R140 mengandung kadar lemak tertinggi sebesar 4,6687%, diikuti oleh R150 (3,5495%), R160 (2,9090%), dan terendah pada kontrol R0 (0,4752%). Peningkatan proporsi limbah tebu cenderung menurunkan kadar lemak, sedangkan penambahan dedak dan bahan aditif meningkatkan stabilitas dan kandungan lemak. Disimpulkan bahwa formulasi R140 dan R150 direkomendasikan sebagai pakan yang ideal dengan kadar lemak yang aman untuk memenuhi kebutuhan energi tanpa mengganggu proses fermentasi dalam rumen.
Copyrights © 2025