Rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan pelajar vokasi menjadi tantangan serius dalam menyiapkan generasi muda yang mandiri dan siap menghadapi dunia kerja maupun wirausaha. Siswa SMK NU 1 Karanggeneng menunjukkan keterbatasan pemahaman dalam pengelolaan keuangan pribadi, penyusunan anggaran, pencatatan arus kas, serta pengambilan keputusan finansial yang bijak, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan layanan keuangan daring. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan siswa melalui pendampingan yang bersifat praktis, aplikatif, dan berbasis kebutuhan nyata pelajar vokasi. Metode yang digunakan adalah project-based learning melalui simulasi pengelolaan keuangan pribadi dan usaha kecil, penyusunan anggaran, pencatatan transaksi, serta pemanfaatan aplikasi keuangan digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mengelola keuangan secara lebih terencana, rasional, dan bertanggung jawab. Selain itu, program ini berkontribusi dalam membentuk sikap bijak terhadap penggunaan layanan keuangan digital serta menumbuhkan mindset kemandirian dan kewirausahaan di kalangan siswa. Kegiatan ini juga menghasilkan modul literasi keuangan berbasis vokasi dan mendorong kolaborasi antara sekolah, lembaga keuangan, dan komunitas lokal. Dengan demikian, pendampingan literasi keuangan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan yang berkelanjutan dalam meningkatkan kesiapan finansial dan ekonomi produktif siswa SMK.
Copyrights © 2025