Akuaponik merupakan sistem budidaya terpadu yang menggabungkan akuakultur dan hidroponik, di mana kualitas air menjadi faktor penting bagi pertumbuhan ikan dan tanaman. Dua parameter utama yang harus dijaga stabil adalah suhu air dan Electrical Conductivity (EC) karena keduanya berpengaruh secara langsung terhadap kesehatan ikan nila (Oreochromis niloticus) dan pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomoea reptans). Pada penelitian ini dikembangkan sebuah sistem kontrol otomatis berbasis mikrokontroler Arduino Uno menggunakan metode fuzzy logic Mamdani untuk menjaga kestabilan suhu dan kadar EC pada sistem akuaponik. Sistem dilengkapi dengan sensor DS18B20 sebagai pengukur suhu dan sensor TDS meter sebagai pengukur EC, serta aktuator berupa pompa penguras, pompa pengisi air bersih, pompa penambah larutan EC, dan heater DC. Pengujian menunjukkan bahwa sensor suhu memiliki rata-rata error sebesar 0,60%, sedangkan sensor EC memiliki rata- rata error sebesar 2,00%, sehingga keduanya layak digunakan. Hasil uji kontrol suhu menunjukkan bahwa sistem mampu mencapai setpoint suhu 29°C dalam waktu ±85 menit, dan mampu melakukan recovery dari gangguan penurunan suhu dengan waktu pemulihan ±35 menit. Pada kontrol EC, sistem mampu menurunkan dan menaikkan kadar EC secara otomatis dengan respons aktuator yang sesuai logika fuzzy. Secara keseluruhan, sistem terbukti dapat menjaga parameter akuaponik tetap stabil dan meningkatkan efektivitas budidaya ikan nila dan kangkung. Kata Kunci: Akuaponik, Fuzzy Logic Mamdani, Arduino Uno, Kontrol Suhu, Kontrol EC, DS18B20, TDS Meter
Copyrights © 2026