Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis berbagai studi yang berfokus pada pengembangan instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran sejarah. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 23 artikel penelitian nasional dan internasional yang terbit antara tahun 2019 hingga 2025. Proses seleksi dilakukan melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan sintesis menggunakan kriteria PRISMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar instrumen penilaian berpikir kritis dalam pembelajaran sejarah dikembangkan menggunakan model Research and Development (R&D), dengan teknik validasi ahli dan uji reliabilitas yang melibatkan pendekatan kuantitatif maupun kualitatif. Aspek berpikir kritis yang paling sering diukur meliputi interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Selain itu, tren terbaru menunjukkan penggunaan teknologi digital dan asesmen autentik berbasis proyek untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan instrumen penilaian yang kontekstual, valid, dan reliabel agar mampu mendukung pembelajaran sejarah yang berorientasi pada keterampilan abad ke-21.
Copyrights © 2026