Kabupaten Jember memiliki lahan pertanian yang luas dan produktif. Lahan pertanian di Kabupaten Jember paling produktif untuk tanaman hortikultura dan perkebunan. Tanaman hortukultura yang banyak dibudidayakan di Kabupaten Jember adalah sayur, buah, tanaman hias, dan tanaman obat. Tanaman hias yang saat ini banyak dibudidayakan yaitu bunga mawar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan produk olahan bunga mawar di Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara kepada owner minyak atsiri jember dan pelaku usaha industri di Desa Karangpring di Kecamatan Sukorambi. Data sekunder diperoleh dari dokumentasi atau sumber-sumber yang sudah ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bunga mawar dimanfatkan untuk bunga tabur, diolah menjadi teh dan sirup mawar serta minyak atsiri. Dengan adanya pemanfaatan bunga mawar akan memberikan peluang yang besar dalam meningkatkan perekonomian di kabupaten Jember. Namun, tantangan yang dihadapi dalam pengolahan bunga mawar di Kabupaten Jember adalah produk yang dihasilkan harus inovatif dan kreatif. Inovatif dan kreativitas dalam pengemasan, pelabelan dan pemasaran harus lebih ditingkatkan agar mampu bersaing dengan produk di daerah lain maupun di pasar internasional.
Copyrights © 2026