Penelitian ini menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap efisiensi profit petani melon greenhouse di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, penelitian dilaksanakan pada 117 petani yang dipilih melalui purposive sampling dari total populasi 161 petani. Literasi keuangan diukur melalui pemahaman terhadap enam konsep keuangan fundamental, sedangkan efisiensi profit dianalisis menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas petani memiliki tingkat literasi keuangan sedang (51,28%) hingga rendah (45,30%), dengan rata-rata skor efisiensi profit sebesar 0,55. Analisis regresi Tobit mengonfirmasi literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi profit (koefisien 0,0458; p=0,026), dimana setiap peningkatan satu skor literasi keuangan meningkatkan efisiensi profit sebesar 4,58%. Selain itu, luas lahan dan pengalaman petani juga berpengaruh positif signifikan, sementara usia petani berpengaruh negatif. Model penelitian ini mampu menjelaskan 81,07% variasi efisiensi profit. Temuan ini menegaskan pentingnya program peningkatan literasi keuangan sebagai strategi untuk meningkatkan efisiensi profit petani, khususnya pada pertanian bernilai tinggi seperti budidaya melon greenhouse.
Copyrights © 2026