This community service activity aims to design the UI/UX of the Tanjung Lago Village Website, South Sumatra, to support the development of a digital-based village information system. The main problems faced by the village include limited online information media, unstructured documentation of activities, and difficulties experienced by village officials in managing digital data. To address these issues, the Design Thinking method was applied, which consists of the empathize, define, ideate, prototype, and test stages. The design process involved village officials and the community through observations and interviews to identify user needs. The results of this activity include a UI/UX blueprint of the village website consisting of information architecture, wireframes, mockups, and interactive prototypes developed using Figma. The design presents a clear navigation structure, simple interface, and key features such as village profiles, news, and activity documentation. This activity is expected to serve as a foundation for developing an informative, user-friendly village website that supports transparency and digital-based public services. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merancang UI/UX Website Desa Tanjung Lago, Sumatera Selatan, sebagai upaya mendukung pengembangan sistem informasi desa berbasis digital. Permasalahan utama yang dihadapi desa adalah keterbatasan media informasi daring, dokumentasi kegiatan yang belum terstruktur, serta kesulitan perangkat desa dalam mengelola data secara digital. Untuk mengatasi hal tersebut, digunakan metode Design Thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test. Proses perancangan dilakukan dengan melibatkan perangkat desa dan masyarakat melalui observasi dan wawancara untuk menggali kebutuhan pengguna. Hasil kegiatan berupa blueprint UI/UX website desa yang terdiri dari arsitektur informasi, wireframe, mockup, dan prototipe interaktif berbasis Figma. Rancangan yang dihasilkan menampilkan struktur navigasi yang jelas, tampilan sederhana, serta fitur utama seperti profil desa, berita, dan dokumentasi kegiatan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah desa dalam mengembangkan website desa yang informatif, mudah digunakan, dan mendukung transparansi serta pelayanan publik berbasis digital.
Copyrights © 2025