Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis diskalkulia yang dialami oleh siswa laki-laki penyandang disabilitas intelektual di Sekolah Menengah Pertama Khusus (SMPLB). Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi kelas, tes diagnostik, dan wawancara mendalam dengan dua subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Subjek S1 mengalami enam jenis diskalkulia (verbal, praktikgnostik, ideognostik, operasional, leksikal, dan grafis), sedangkan Subjek S2 menunjukkan tiga jenis (verbal, ideognostik, dan grafis). Kesulitan yang diamati termasuk tantangan dalam memahami konsep bilangan, mengenali simbol matematika, dan menerapkan operasi dasar. Temuan ini mendukung pandangan bahwa dyscalculia melibatkan aspek neurologis dan kognitif, bukan hanya kesulitan akademik. Studi ini menyoroti pentingnya penilaian komprehensif dan intervensi instruksional individual, kontekstual, dan multisensori untuk mendukung siswa dengan kesulitan belajar matematika.
Copyrights © 2026