Penelitian tentang kolaborasi ilmu akuntansi melalui praktik kewirausahaan ini diharapkan mahasantri mampu memahami setiap pencatatan transaksi sampai pada pembuatan laporan keuangan. Insersi nilai moderasi belajar dan karakter spiritual ikut pula diperkenalkan untuk mendukung terwujudnya keselarasan dalam membangun suasana yang nyaman saat belajar. Kemandirian ekonomi di pondok pesantren salah satunya didukung dengan adanya pemahaman pengelolaan usaha oleh santri salah satunya melalui belajar akuntansi. Al’MahadAn-Nur dengan perguruan tinggi yang dimilikinya, menciptakan inovasi berkelanjutan untuk menghasilkan lulusan yang berkompeten dalam pengelolaan keuangan melalui transformasi pembelajaran berbasis accountpreneurship. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 51 mahasantri dengan metode sampel jenuh. Pendekatan penelitian menggunakan mix method untuk menjawab rumusan masalah dengan kajian yang komprehensif serta mengambil sumber data primer dan sekunder. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menjawab keefektifan model pembelajaran akuntansi berbasis accountpreneurship dalam meningkatkan hasil belajar mahasantri. Dengan prototype PBL yang dikembangkan oleh Bento mampu merubah mindset akuntansi yang sulit menjadi menyenangkan. Pada pendekatan kuantitatif peneliti menggunakan uji regresi berganda dan uji independent sample t-test. Pada uji regresi berganda dihasilkan bahwa moderasi belajar dan karakter spiritual berpengaruh terhadap hasil belajar mahasantri sebesar 52%. Sedangkan uji beda menunjukkan bahwa nilai belajar mahasantri sebelum dan setelah diterapkannya metode pembelajaran akuntansi berbasis accountpreneurship terjadi perbedaan pada rata-rata nilai kelas.
Copyrights © 2026