Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan per kapita, luas lahan pertanian, harga beras, produksi beras, dan konsumsi beras terhadap ketahanan pangan di Pulau Jawa. Penelitian ini menggunakan data panel dengan rentang waktu sepuluh tahun yang mencakup enam provinsi di Pulau Jawa, serta menerapkan metode Panel Vector Error Correction Model (VECM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, pendapatan per kapita, luas lahan pertanian, harga beras, produksi beras, dan konsumsi beras tidak berpengaruh signifikan terhadap ketahanan pangan. Dalam jangka panjang, hanya luas lahan pertanian yang tidak berpengaruh signifikan terhadap ketahanan pangan, sementara variabel lainnya menunjukkan pengaruh yang signifikan. Pendapatan per kapita dan produksi beras berpengaruh positif terhadap ketahanan pangan, sedangkan harga beras dan konsumsi beras berpengaruh negatif terhadap ketahanan pangan di Pulau Jawa. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pembuat kebijakan perlu meningkatkan pendapatan per kapita melalui dukungan terhadap usaha kecil dan kegiatan peningkatan pendapatan lainnya, mengendalikan harga beras melalui intervensi pasar seperti subsidi untuk menjaga keterjangkauan, serta meningkatkan produksi beras melalui perbaikan infrastruktur irigasi guna memperkuat pengelolaan perberasan dan menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Copyrights © 2026