Alat makan yang tidak bersih merupakan faktor penting dalam penularan penyakit bawaan makanan, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas praktik kebersihan alat makan di beberapa tempat makan di Kabupaten Gresik dengan mendeteksi keberadaan bakteri Escherichia coli. Keberadaan E. coli dijadikan indikator utama kontaminasi fekal dan praktik higiene yang buruk, di mana alat makan yang bersentuhan langsung dengan makanan dipersyaratkan tidak mengandung E. coli (0 koloni) sesuai Permenkes RI No. 1096 Tahun 2011. Metode yang digunakan adalah uji usap (swab) pada 30 sampel alat makan (sendok, piring, mangkok) dari 10 tempat makan berbeda (5 warung, 3 katering, 2 restoran). Sampel diuji di laboratorium menggunakan metode Angka Lempeng Total (ALT). Hasil menunjukkan bahwa semua 30 sampel alat makan memiliki hasil negatif dan tidak terdeteksi adanya kontaminasi bakteri Escherichia coli. Kondisi ini mengindikasikan bahwa prosedur pencucian dan sanitasi di tempat-tempat tersebut kemungkinan besar telah dilakukan dengan benar.
Copyrights © 2026