Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah, di mana kurang lebih 3.500 spesies flora dilaporkan berpotensi sebagai tanaman obat. Namun, pengetahuan tradisional tentang pemanfaatan tumbuhan obat (etnobotani) berisiko hilang akibat minimnya dokumentasi sistematis serta ancaman kerusakan habitat. Penelitian ini bertujuan merangkum dan menganalisis hasil inventarisasi tumbuhan obat dari beragam daerah di Indonesia melalui kajian literatur sistematis (Systematic Literature Review) terhadap sepuluh artikel ilmiah. Hasil analisis data sekunder menunjukkan keragaman yang tinggi, dengan total lebih dari 365 spesies terdokumentasi, yang tertinggi dijumpai pada Suku Dayak Lundayeh (90 spesies). Famili Zingiberaceae, Euphorbiaceae, dan Fabaceae merupakan kelompok dominan. Bagian tumbuhan yang paling sering dimanfaatkan adalah daun, diikuti oleh rimpang (khususnya untuk Zingiberaceae). Penggunaan utamanya adalah untuk mengobati penyakit internal ringan, dengan kategori keluhan yang paling sering ditangani adalah demam/sakit kepala dan gangguan pencernaan. Pola pemanfaatan ini mencerminkan integrasi ketersediaan sumber daya, pengetahuan turun-temurun, dan efektivitas terapeutik yang teruji. Inventarisasi sistematis sangat penting untuk konservasi hayati dan pengembangan fitofarmaka di masa depan.
Copyrights © 2026