Penelitian ini mengeksplorasi transformasi digital UMKM di Kabupaten Cianjur dalam konteks budaya Sunda, menggunakan pendekatan mixed-methods. Data kuantitatif diperoleh dari survei 85 pelaku UMKM dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, korelasi, serta regresi linier berganda dengan SPSS, sementara data kualitatif berasal dari enam wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik menggunakan NVivo. Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa Adopsi Digital dan Integrasi Kearifan Lokal Sunda berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha. Analisis kualitatif menegaskan pentingnya nilai budaya (silih asah, silih asih, silih asuh) dalam mendukung kolaborasi, strategi digital yang tetap menghargai budaya lokal, serta tantangan seperti literasi digital terbatas dan infrastruktur kurang memadai. Triangulasi data memperkuat validitas temuan, menunjukkan bahwa integrasi teknologi dan kearifan lokal dapat meningkatkan performa UMKM sekaligus memberdayakan ekonomi regional. Penelitian ini memberikan implikasi bagi strategi digital UMKM yang sensitif budaya serta pengembangan kebijakan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas
Copyrights © 2026