Implementasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence dalam penyusunan instrumen Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika penting dilakukan sebagai upaya penguatan kompetensi profesional bagi guru-guru pengampu mata pelajaran matematika di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sebagai upaya mendorong dan mempercepat transformasi pendidikan berbasis kecerdasan buatan, salah satunya melalui program pengabdian masyarakat berupa pelatihan atau workshop, sehingga guru matematika dapat mengembangkan instrumen asesmen yang relevan dengan dunia kerja vokasional melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan pelatihan digunakan pendekatan One-Group Pretest-Posttest Design pada 76 guru matematika yang terlibat dalam pelatihan. Hasil pretest menunjukkan kemampuan penggunaan kecerdasan buatan dalam penyusunan instrumen asesmen berada pada kategori rendah dan pemahaman terhadap AI juga masih terbatas. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan rata-rata kompetensi sebesar 55,48% dan dapat menyusun variasi soal asesmen sebagai bahan latihan atau try out. Kegiatan ini membuktikan efektivitas integrasi kecerdasan buatan dalam penyusunan instrumen asesmen, sekaligus menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan dan pendekatan diferensial untuk mengoptimalkan literasi kecerdasan buatan bagi guru dalam transformasi pendidikan di era modern.
Copyrights © 2026