Penelitian ini bertujuan untuk; 1) Menganalisis bagaimana sejarah munculnya Depertemen Agama dan partisipasinya terhadap madrasah, 2) Menganalisis bagaimana perkembangan pelajaran umum dan agama di madrasah sesudah kemerdekaan, 3) Menganalisis bagaimana perkembangan pelajaran umum dan pelajaran agama di madrasah setalah munculnya SKB 3 Mentri sebagai penggerak kemajun madrasah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi sejarah. Pengumpulan data melalui penitian library research danĀ observasi mendalam. Instrumen utama penelitian dibantu pedoman observasi dan penelitian buku. Tehnik analisis data yang digunakan adalah heuristic, verivikasi, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kementerian Agama lahir pada 03 Januari 1946, Sebelum lahirnya SKB 3 Menteri (Setelah Kemerdekaan), pendidikan di madrasah hampir seluruhnya berfokus pada pembelajaran agama Islam, dengan sekitar 70-80% dari total jam pelajaran dikhususkan untuk ilmu-ilmu agama. Pelajaran umum hanya mendapatkan porsi yang sangat kecil, sekitar 20-30%. Hal ini mencerminkan peran madrasah sebagai lembaga pendidikan agama yang utama pada masa tersebut. Setelah lahirnya SKB 3 Mentri 1975 pembagian antara pelajaran agama dan pelajaran umum di madrasah mulai seimbang dengan porsi pelajaran umum sekitar 60%-70% dan pelajaran agama sekitar 30%S-40%.
Copyrights © 2026