Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang masih dihadapi oleh fasilitas pelayanan primer, terutama pada kelompok usia rentan. Penyakit ini cepat menyebar di lingkungan padat, tidak bersih, dan dengan akses layanan terbatas. Puskesmas Tirto II di Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu wilayah dengan tantangan pengendalian ISPA yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program pengendalian ISPA dan hambatan yang dihadapi. Metode yang digunakan bersifat deskriptif evaluatif dengan analisis dikumpulkan melalui data sekunder dan wawancara mendalam bersama petugas kesehatan. pengendalian ISPA sebanyak 4 orang. Pada tahun 2024, tercatat 660 kasus ISPA di wilayah kerja puskesmas tersebut. Temuan menunjukkan bahwa meskipun berbagai intervensi telah dilakukan, kasus tetap tinggi. Hal ini diduga dipengaruhi oleh perilaku masyarakat, keterbatasan sumber daya, dan faktor lingkungan. Diperlukan strategi pengendalian yang lebih komprehensif pada lintas sektor dan penguatan peran puskesmas sebagai lini terdepan pelayanan kesehatan sangat penting.
Copyrights © 2025