MAHESA : Malahayati Health Student Journal
Vol 6, No 3 (2026): Volume 6 Nomor 3 (2026)

Efektivitas Ekstrak Buah Kecombrang (Etlingera Elatior Jack) terhadap Pengendalian Cacing Secara In-Vitro

Anisyah, Luluk (Unknown)
Sipollo, Berliany Venny (Unknown)
V, Sugiyanto (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2026

Abstract

ABSTRACT The prevalence of worms in Indonesia itself varies between 2.5% - 62% and can occur at any age in Indonesia ranging from 40% - 60%. The use of chemical drugs in controlling worms for a long time will also cause side effects on the body, so we can reduce it by using traditional plants, namely torch ginger. Torch ginger (Etlingera elatior Jack.) is a plant from the Zingiberaceae family and is commonly used by the community for food and traditional medicine. Torch ginger contains flavonoids, saponins, tannins, and alkaloids that can provide anthelmintic effects. The purpose of this study was to determine the effectiveness of torch ginger fruit extract as an anthelmintic on earthworms by determining the LC50 and LT50 values and to determine the effect of increasing the concentration of fruit extract on the number of worm deaths. The research method was an experimental laboratory. organoleptic tests on torch ginger fruit showed that it contained flavonoids, saponins and tannins; Meanwhile, analysis with one-way ANOVA showed that the P value = 0.000 (P 0.05) means that there is a significant difference in the treatment with concentration and for the results that show that each concentration of extract, the higher the concentration, the faster the number and time of worm death. that 70% ethanol extract of torch ginger fruit can be used as an alternative anthelmintic treatment, by providing an LC50 value of 2.295 mg / mL for the fruit, which means that the concentration value is needed to kill 50% of worms; for the LT50 results, the time needed for the ethanol extract to kill 50% of worms is 108.502 minutes. Keywords: Torch Ginger, Worms, Fruit, LC50, LT50.  ABSTRAK Prevalensi cacingan di Indonesia sendiri bervariasi antara 2,5% - 62% dan dapat terjadi pada semua usia di Indonesia berkisar antara 40% - 60%. Penggunaan obat kimia dalam pengendalian cacing dalam waktu yang lama akan juga mengakibatkan efek samping pada tubuh, sehingga dapat kita kurangi dengan menggunakan tanaman tradisional yaitu kecombrang. Kecombrang (Etlingera elatior Jack.) merupakan tumbuhan dari famili Zingiberaceae dan biasa digunakan oleh masyarakat untuk pangan serta pengobatan tradisional. Kecombrang memiliki kandungan flavonoid, saponin, tanin, dan alkaloid yang mampu memberikan efek antelmintik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas ekstrak buah kecombrang sebagai antelmintik pada cacing tanah dengan mengetahui nilai LC50 dan LT50serta mengetahui pengaruh peningkatan konsentrasi ekstrak buah terhadap jumlah kematian cacing. Metode penelitian secara eksperimental laboratorium. uji organoleptis pada buah kecombrang adalah mengandung flavonoid, Saponin dan Tanin; sedangkan analisa dengan anova one way didapatkan bahwa nilai P= 0,000 (P0,05) artinya bahwa terdapat perbedaan yang bermakna pada perlakuan dengan konsentrasi dan untuk hasil yang menunjukkan bahwa tiap konsentrasi ekstrak semakin tinggi konsentrasi maka jumlah dan waktu kematian cacing juga semakin cepat. bahwa ekstrak etanol 70% buah kecombrang dapat digunakan alternatif pengobatan antelmintik, dengan memberikan nilai LC50 sebesar 2,295mg/mL untuk buah yang artinya bahwa nilai konsentrasi tersebut yang dibutuhkan untuk membunuh 50% cacing ; untuk hasil LT50 memberikan hasil sebesar 108,502 menit waktu yang dibutuhkan ekstrak etanol untuk membunuh 50% cacing. Kata Kunci: Kecombrang, Cacingan, Buah, LC50, LT50.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

MAHESA

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Nursing Public Health

Description

MAHESA : Malahayati Health Student Journal, dengan nomor ISSN 2746-198X (Cetak) dan ISSN 2746-3486 (Online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh DIII Keperawatan Universitas Malahayati Lampung. MAHESA : Malahayati Health Student Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil ...