Perhatian terhadap praktik keberlanjutan perusahaan semakin meningkat seiring dengan berkembangnya permasalahan ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam lingkup global. Untuk menjaga atau bahkan meningkatkan nilai keberlanjutannya pada persepsi pemangku kepentingan, manajemen perlu meninjau aspek ESG dalam strategi perusahaan dan juga tingkat pengawasan para dewan mengenai operasional perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Environmental, Social, and Governance (ESG) dan ukuran dewan terhadap kinerja keuangan (Return on Assets/ROA), serta peran moderasi keberagaman gender dalam hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang tergabung dalam indeks ESG Leader dengan periode observasi tahun 2021-2024. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria perusahaan yang memiliki laporan keuangan dan laporan keberlanjutan lengkap serta memuat data terkait ESG, ukuran dewan, diversitas gender, dan ROA. Data dianalisis menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Sebaliknya, ukuran dewan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Selain itu, diversitas gender tidak memoderasi hubungan antara ESG maupun ukuran dewan terhadap ROA. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktik ESG menjadi faktor penting dalam mendorong kinerja keuangan perusahaan, sedangkan ukuran struktur dewan dan keberagaman gender belum menunjukkan kontribusi yang berarti dalam konteks penelitian ini.
Copyrights © 2026