Kelinci memiliki peluang usaha yang cukup potensial, baik sebagai usaha pokok maupun sebagai usaha sampingan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pandangan masyarakat melalui limbah dan bau yang di hasilkan oleh peternakan kelinci serta manfaat dari keberadaan peternakan kelinci. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan tujuan menyajikan gambaran secara runtut mengenai kenyataan, gejala, dan fenomena. Penelitian ini berfokus dengan pendekatan langsung kepada masyarakat sekitar peternakan melalui observasi dan wawancara secara langsung. Adapun jumlah responden yang diambil pada penelitian ini secara purposive (sengaja) yakni sebanyak 50 orang yang lebih dekat dengan lokasi peternakan dan lokasi rumah paling jauh berjarak 300 meter. Studi ini mengkaji opini publik mengenai usaha ini. Proses analisis meliputi penggolongan, simplikasi penyederhanaan, dan penyajian data, termasuk diadram distribusi frekuensi dan pengukuran persepsi responden menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat menganggap bau sisa pakan mengganggu. Demikian pula, kotoran kelinci yang bercampur urin dan kotoran yang menumpuk di sekitar kandang dianggap mengganggu. Sementara itu, persepsi masyarakat terhadap manfaat sistem peternakan ini dinilai bermanfaat.
Copyrights © 2025