Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan aspek krusial dalam mencegah kecelakaan kerja, terutama di sektor konstruksi yang memiliki tingkat risiko tinggi. Meskipun APD tersedia di berbagai lokasi kerja, tingkat kepatuhan penggunaannya masih rendah, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Berdasarkan hal tersebut, kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan merangkum faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan penggunaan APD pada pekerja konstruksi. Penelusuran literatur dilakukan secara sistematis melalui database Google Scholar, PubMed dan ResearchGate dengan menggunakan kata kunci dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Kriteria inklusi meliputi artikel full-text, open access serta menggunakan desain penelitian case-control. Setelah proses seleksi, sebanyak 17 artikel dianalisis lebih lanjut. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap terhadap keselamatan kerja menjadi faktor dominan dalam memengaruhi kepatuhan. Selain itu, pelatihan keselamatan, pengawasan manajemen, persepsi risiko dan ketersediaan APD juga memiliki pengaruh signifikan. Namun, sebagian besar studi masih memiliki keterbatasan metodologis, seperti tidak menggunakan instrumen penilaian terstandarisasi dan belum menerapkan analisis prediktif. Oleh karena itu, dibutuhkan pengembangan model perilaku yang tervalidasi dan intervensi berbasis bukti yang sesuai dengan karakteristik lokal pekerja konstruksi untuk meningkatkan efektivitas upaya keselamatan kerja.
Copyrights © 2026