Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi penyair terkait keterlibatan Jepang dalam perang pada puisi Hiroshima to Iu Toki dan puisi Nan no Tame ni Tatakatta no ka karya Sadako Kurihara. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah semiotika milik Michael Riffaterre, yang meliputi proses pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan historis milik Hippolyte Adolphe Taine dalam penelaahan peristiwa-peristiwa masa lampau yang merepresentasikan karya sastra terhadap zaman ketika karya sastra tersebut dibuat. Hasil penelitian menunjukkan persepsi penyair terkait Jepang dan perang dalam puisi Hiroshima to Iu Toki adalah berupa protes terhadap kejahatan perang Jepang dan tanggung jawab perang kepada negara-negara yang telah dirugikan Jepang, serta himbauan perdamaian atas kejahatan tersebut. Persepsi penyair terkait Jepang dan perang dalam puisi Nan no Tame ni Tatakatta no ka adalah berupa protes terhadap keterlibatan kembali Jepang dalam perang yang tidak sesuai dengan isi Konstitusi Jepang Pasal 9.
Copyrights © 2025