Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari peran guru dalam implementasi dari kurikulum Sekolah Alam untuk menumbuhkan karakter anak berkebutuhan khusus. Metode penelitian ini adalah metode studi literatur, observasi dan wawancara. Sumber data yang digunakan adalah hasil dari observasi dan wawancara bersama konseptor Sekolah Alam KAHFIS Aceh. Hasil penelitian ini adalah peran guru dalam implementasi kurikulum Sekolah Alam dalam pembentukan karakter anak berkebutuhan khusus. Contoh kegiatan Sekolah Alam yang dapat membentuk karakter anak berkebutuhan khusus adalah menanam pohon, membersihkan sungai, menyirami tanaman, berkebun, berternak, membuang sampah pada tempatnya, dan kegiatan market day,special event, magang, karya penelitian, kunjungan belajar, jelajah literasi digital, live in, Ramadhan camp dan I’tikaf. Setiap kegiatan pembelajaran dilaksanakan 70% di luar kelas dan 30% diluar kelas, setiap tahapan kegiatan anak berkebutuhan khusus dibimbing untuk saling berkerjasama dengan teman yang lainnya. Dalam pendekatan para guru mengadopsi pembelajaran deep learning dengan mengintegrasikan learning by doing. Hal ini mendukung anak berkebutuhan khusus untuk melakukan eksplorasi semua kegiatan baru.
Copyrights © 2025