Nagari Sungai Batang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memiliki potensi alam, budaya, dan sejarah yang kuat, terutama sebagai tempat kelahiran tokoh nasional Buya Hamka. Keindahan lanskap Danau Maninjau, aktivitas keseharian masyarakat, tradisi budaya, kuliner khas, serta bangunan bersejarah merupakan kekayaan visual yang bernilai tinggi, namun belum terdokumentasi secara komprehensif melalui pendekatan fotografi perjalanan. Penciptaan karya ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan merepresentasikan keindahan alam, kekayaan budaya, serta nilai sejarah Nagari Sungai Batang melalui fotografi perjalanan yang informatif dan estetis, sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian identitas budaya dan potensi pariwisata lokal. Metode penciptaan yang digunakan meliputi tahap persiapan, perancangan, perwujudan, dan penyajian karya, yang diawali dengan observasi lapangan, wawancara dengan tokoh masyarakat, serta studi literatur. Objek penciptaan meliputi tujuh jorong di Nagari Sungai Batang dengan fokus pada landscape alam, aktivitas masyarakat, tradisi budaya, arsitektur tradisional dan bersejarah, serta kuliner lokal. Hasil penciptaan berupa dua puluh karya fotografi yang disusun sebagai narasi visual perjalanan dengan genre landscape, human interest, arsitektur, potret, dan food photography. Karya ini menunjukkan bahwa fotografi perjalanan dapat berfungsi sebagai media dokumentasi dan arsip visual, serta sebagai sarana promosi pariwisata budaya yang mampu merepresentasikan identitas lokal Nagari Sungai Batang secara utuh dan berkelanjutan. Kata kunci: Nagari Sungai Batang, Pariwisata Budaya, Fotografi Perjalanan.
Copyrights © 2026