Aziz Fauzi Rahmat
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perancangan Desain Karakter “Pajacako” Dalam Film Animasi 2D Aziz Fauzi Rahmat; Hendra Rotama; Sumema Ema; Eko Purnomo; Maltha Kharisma
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 14, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v14i4.131164

Abstract

Desain Karakter merupakan salah satu unsur utama dalam memproduksi film animasi, karena lewat desain karakter animasi mampu menjadi jembatan jalan cerita kepada penonton. Ide perancangan desain karakter yang bersumber dari unsur budaya menjadi salah satu karakteristik visual yang mesti terus dikembangkan agar dapat dijadikan sebagai ide penciptaan. Agar potensi unsur budaya tersebut dapat dimaksimalkan maka dirancang sebuah desain karakter yang idepenciptaannya bersumber dari unsur budaya di minangkabau untuk memperkaya desain karakter yang berasal dari indonesia. perancangan desain karakter ini menggunakan penyederhanaan bentuk deformasi yaitu menggambar objek yang hanya mewakilinya saja. Objek utama yang mengalami deformasi bentuk adalah pakaian adat Minangkabau, dalam perwujudan desain karakter tersebut pakaian adat minangkabau yaitu baju penghulu mengalami penyederhanaan dari bentuk hingga warna. Terdapat beberapa unsur visual lain yang dianggap mewakili budaya minangkabau dan mengalami perubahan bentuk deformasi. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk memaksimalkan potensi unsur budaya agar dapat bersaing dengan desain karakter animasi dari luar negeri.Kata kunci: Deformasi, Desain Karakter, Animasi
HOTEL SANTIKA BUKITTINGGI DALAM FOTOGRAFI KOMERSIAL Nengci Artuti, Sisri; Aziz Fauzi Rahmat
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.418

Abstract

Hotel Santika Bukittinggi salah satu hotel bintang 4 yang ada di Bukittinggi. Hotel Santika Bukittinggi dikelola oleh Santika Indonesia Hotels and Resorts, sebuah jaringan hotel besar di Indonesia. Berada di Jalan Tuanku Nan Renceh, Bukittinggi Sumatra Barat. Hotel santika memiliki konsep perpaduan antara modern dengan tradisional minang. Penciptaan karya ini bertujuan untuk menciptakan karya fotografi komersial dengan objek Hotel Santika Bukittinggi, yang mengusung konsep perpaduan antara arsitektur modern dan tradisional Minangkabau. Karya ini dikembangkan sebagai media promosi visual melalui platform digital seperti Instagram serta media cetak, dengan target utama wisatawan lokal dan mancanegara. Proses penciptaan meliputi tahap eksplorasi, persiapan, perancangan, pemotretan, seleksi, hingga pengeditan karya. Teknik fotografi yang digunakan yaitu komposisi leading lines, sudut low angle, penggunaan cahaya alami (available light) dan buatan (artificial light), serta pemanfaatan berbagai jenis lensa dan perangkat tambahan seperti drone. Hasil akhir berupa 21 karya fotografi yang menampilkan aspek arsitektur, kuliner, dan staf hotel sebagai representasi visual identitas budaya lokal yang dikemas secara profesional dan estetis. Karya ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik visual promosi dan menjadi portofolio pengkarya dalam bidang fotografi komersial.
VISUALISASI EMOSIONAL FANS CLUB MANCHESTER UNITED DALAM FOTOGRAFI EKSPRESI M Rolly Fajar Pratama; Aziz Fauzi Rahmat
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.546

Abstract

Karya ini bertujuan untuk memvisualisasikan beragam emosi yang dialami oleh fans Club sepakbola melalui pendekatan fotografi ekspresi. Fenomena emosional para pendukung sepakbola tidak hanya berkaitan dengan hasil pertandingan, tetapi juga mencerminkan aspek sosial, psikologis, dan identitas kolektif yang melekat pada hubungan antara fans dan klub yang mereka dukung. Emosi-emosi tersebut dapat berupa emosi positif seperti bangga, harapan, kebahagiaan, kepercayaan, kesetiaan, keterikatan, optimisme, dan solidaritas, maupun emosi negatif seperti cemas, frustasi, kehilangan semangat, kehilangan harapan, kekecewaan, kesedihan, marah, overthinking, pasrah, putus asa, rasa malu, dan ketidakpuasan. Dalam proses penciptaannya, pengkarya menggunakan metode penciptaan yang meliputi tahap persiapan, perancangan, dan perwujudan. Pengkarya melakukan pemotretan pada fans dengan menunjukkan ekspresi emosional sesuai konsep yang telah dirancang, serta memotret objek-objek simbolik seperti atribut klub, poster pemain, dan elemen pendukung lainnya. Seluruh visual kemudian diolah dalam proses digital imaging untuk memperkuat karakter emosional dan membangun narasi yang relevan dengan pengalaman nyata para fans sepakbola. Hasil karya menunjukkan bahwa dinamika emosional fans sepakbola merupakan fenomena sosial yang kompleks dan terus berulang, baik dalam bentuk dukungan positif maupun reaksi negatif terhadap perkembangan klub. Karya ini diharapkan dapat membantu menginterpretasikan realitas psikologis dan sosial para pendukung sepakbola serta menjadi bentuk kritik maupun refleksi visual terhadap fenomena emosional yang muncul dalam budaya supporter masa kini.
PAKAIAN DEPATI NINIK MAMAK DAN DAYANG-DAYANG KECAMATAN KUMUN DEBAI DALAM FOTOGRAFI KONSEPTUAL Damayanti, Vina; Aziz Fauzi Rahmat
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.547

Abstract

This photographic creation aims to represent and reaffirm the cultural values and customary identity embedded in the traditional attire of Depati, Ninik Mamak, and Dayang-dayang in Kumun Debai District, Sungai Penuh City, through a conceptual photography approach. The traditional attire functions as a symbol of status, authority, and social roles within the customary system of the community, particularly in the implementation of the Kenduri Sko ceremony. The creative method includes field observation, interviews with traditional leaders, literature study, visual concept development, photographic production, and post-production processes. The visual concept emphasizes details of the traditional garments, subject expressions, the use of customary properties, as well as the application of composition, lighting, and camera angles to strengthen the symbolic meaning of the attire. This work functions not only as visual documentation but also as a medium of artistic interpretation, expected to raise awareness of the importance of cultural preservation and to reinforce the cultural identity of the Kumun Debai community through the medium of photography.
NAGARI SUNGAI BATANG DALAM FOTOGRAFI PERJALANAN Anggi Yonisma; Aziz Fauzi Rahmat
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.549

Abstract

Nagari Sungai Batang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memiliki potensi alam, budaya, dan sejarah yang kuat, terutama sebagai tempat kelahiran tokoh nasional Buya Hamka. Keindahan lanskap Danau Maninjau, aktivitas keseharian masyarakat, tradisi budaya, kuliner khas, serta bangunan bersejarah merupakan kekayaan visual yang bernilai tinggi, namun belum terdokumentasi secara komprehensif melalui pendekatan fotografi perjalanan. Penciptaan karya ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan merepresentasikan keindahan alam, kekayaan budaya, serta nilai sejarah Nagari Sungai Batang melalui fotografi perjalanan yang informatif dan estetis, sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian identitas budaya dan potensi pariwisata lokal. Metode penciptaan yang digunakan meliputi tahap persiapan, perancangan, perwujudan, dan penyajian karya, yang diawali dengan observasi lapangan, wawancara dengan tokoh masyarakat, serta studi literatur. Objek penciptaan meliputi tujuh jorong di Nagari Sungai Batang dengan fokus pada landscape alam, aktivitas masyarakat, tradisi budaya, arsitektur tradisional dan bersejarah, serta kuliner lokal. Hasil penciptaan berupa dua puluh karya fotografi yang disusun sebagai narasi visual perjalanan dengan genre landscape, human interest, arsitektur, potret, dan food photography. Karya ini menunjukkan bahwa fotografi perjalanan dapat berfungsi sebagai media dokumentasi dan arsip visual, serta sebagai sarana promosi pariwisata budaya yang mampu merepresentasikan identitas lokal Nagari Sungai Batang secara utuh dan berkelanjutan. Kata kunci: Nagari Sungai Batang, Pariwisata Budaya, Fotografi Perjalanan.