Penulisan ini membahas perancangan dramaturgi naskah Jam Dinding yang Berdetak karya Nano Riantiarno dengan genre tragedi komedi dan gaya realisme. Naskah ini dipilih karena memuat kritik sosial terhadap krisis ekonomi, ketimpangan pendidikan, dan konflik keluarga yang masih relevan. Tujuan dari perancangan ini adalah menggali struktur dan tekstur dramatik, serta merancang konsep pementasan yang menyampaikan pesan sosial secara emosional dan reflektif. Metode yang digunakan meliputi pemilihan naskah, deep reading, studi pustaka, analisis struktur dan tekstur menggunakan teori George R. Kernodle, serta perancangan dramatik. Perancangan ini memperlihatkan bahwa konflik utama antara Marie dan Thomas merupakan cerminan benturan ideologis dalam keluarga yang tertekan ekonomi. Simbol jam dinding memperkuat tema waktu dan pilihan hidup. Pendekatan realisme menghadirkan kenyataan secara jujur, sementara tragedi komedi membungkus kepiluan dengan ironi. Perancangan ini diharapkan mampu membangkitkan kesadaran dan empati penonton terhadap realitas sosial yang kompleks.
Copyrights © 2026