Stunting merupakan gangguan pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang ditandai dengan tinggi badan di bawah standar usia. Rendahnya asupan protein pada anak dan ibu hamil menjadi salah satu faktor utama penyebab stunting, terutama di wilayah pedesaan. Desa Sukarame memiliki prevalensi stunting sebesar 30%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung pencegahan dan penurunan stunting melalui pemberdayaan kader PKK dan Posyandu dengan memanfaatkan ikan lele (Clarias sp.) sebagai sumber protein lokal. Kegiatan dilakukan melalui isartikanovasi pengolahan ikan lele menjadi produk bakery berupa roti goreng, mini pizza, dan kukis yang bergizi dan bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi edukasi gizi, pelatihan pengolahan pangan, pendampingan, serta pelatihan pengemasan dan pemasaran. Kegiatan diikuti oleh 25 kader PKK dan Posyandu. Program meningkatkan pengetahuan gizi sebesar 76%, keterampilan pengolahan pangan sebesar 65%, konsumsi pangan berbasis ikan lele sebesar 45%, serta indikator pertumbuhan anak sebesar 15%.
Copyrights © 2026