Latar Belakang: Bullying merupakan ancaman yang dilakukan seseorang terhadap orang lain yang menimbulkan gangguan fisik atau psikis. Di perkirakan 30,5% remaja di dunia mengalami bullying. Di Indonesia sebanyak 84% anak usia sekolah mengalami kasus bullying. Perilaku bullying di Jawa Tengah menunjukkan sebanyak 13.1% remaja menjadi korban bullying. Badan Pusat Statistik Jawa Tengah melaporkan di Kabupaten Sragen terdapat setidaknya 30 anak usia 0-18 tahun menjadi korban kekerasan. Berdasarkan data anak yang tidak sekolah di Kabupaten Sragen tahun 2023 dilaporkan terdapat 1.143 anak tidak sekolah diantaranya terdapat 25 anak tidak bersekolah karena menjadi korban bullying. Salah satu kasus bullying di Kabupaten Sragen yang sempat viral di berbagai media surat kabar dan media sosial adalah kasus bullying yang terjadi di SMPN 2 Gondang di tahun 2023 dan kembali terulang viral dan menjadi sorotan publik ditahun 2025. Kurangnya pengetahuan mengenai bullying menjadi salah satu penyebab tingginya angka kasus bullying. Pendidikan kesehatan menjadi satu upaya preventif yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa, khususnya melalui metode yang menarik seperti video. Tujuan, mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode video tehadap pengetahuan siswa tentang bullying. Metodologi, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasi dengan desain cross sectional. Penelitian ini melibatkan 87 responden dengan teknik stratified random sampling. Intrumen untuk pengumpulan data berupa kuesioner dengan uji analisis data dengan menggunakan paired T Test. Analisa data penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 14 tahun sebanyak 37 responden (42,5%), mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 53 responden (60,9%), mayoritas memiliki pengetahuan bullying yang baik pada pretest sebanyak 45 responden (51,7%) dan mayoritas memiliki pengetahuan bullying yang baik pada posttest sebanyak 75 responden (86,2%), hasil uji statistic paired t-test diperoleh nilai signifikansi (p-value) 0,000 <0,05. Kesimpulan, terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode video terhadap pengetahuan siswa tentang bullying di SMP 2 Gondang Sragen. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting dalam upaya pencegahan bullying di lingkungan sekolah, khususnya melalui penguatan program pendidikan kesehatan berbasis media audiovisual. Selain itu, bukti empiris dari penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah, dinas pendidikan, maupun perawat komunitas untuk merancang intervensi berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa, tetapi juga mendorong perubahan sikap dan perilaku dalam mencegah dan melaporkan tindakan bullying.
Copyrights © 2026