Penyebaran media sosial yang semakin tinggi di kalangan Generasi Z telah menjadi fenomena internasional yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan mental mereka. Di Indonesia, kondisi ini terlihat nyata di lingkungan akademik, di mana tekanan akademis berpadu dengan paparan media digital yang masif, memicu peningkatan tingkat stres pada remaja dan mahasiswa. Instagram Reels, yang saat ini menjadi salah satu platform favorit Generasi Z, menawarkan kekuatan visual sekaligus peluang strategis untuk dimanfaatkan sebagai sarana edukasi. Penelitian ini diarahkan untuk mengidentifikasi preferensi visual Generasi Z terhadap elemen desain motion graphic meliputi ilustrasi, warna, tipografi, audio, dan durasi serta menguji efektivitasnya dalam menyampaikan pesan edukasi manajemen stres. Penelitian ini mengadopsi pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Data dihimpun dengan kuesioner, focus group discussion (FGD), maupun pre-post test, lalu dianalisis dengan metode campuran kuantitatif maupun kualitatif guna mendapatkan pemahaman yang komprehensif. Hasil yang diharapkan menunjukkan bahwasanya penyesuaian desain motion graphic berdasarkan preferensi visual Generasi Z mampu meningkatkan pemahaman mereka mengenai manajemen stres secara signifikan. Temuan ini diharapkannya berkontribusi dengan praktis bagi pengembangan media edukasi digital yang lebih adaptif, komunikatif, dan relevan, sehingga dapat dimanfaatkan oleh institusi pendidikan maupun komunitas kesehatan mental.
Copyrights © 2026