Keterbatasan ketersediaan buku pegangan dan bahan ajar cetak di sekolah kejuruan berdampak pada rendahnya kemandirian dan pemahaman siswa terhadap konsep matematika yang bersifat abstrak. Kondisi ini menuntut pengembangan bahan ajar digital yang mudah diakses, terstruktur, dan mampu memfasilitasi visualisasi konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar digital berbasis Google Sites serta menguji keefektifannya dalam meningkatkan pemahaman siswa pada salah satu materi matematika tingkat sekolah menengah kejuruan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan produk, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 34 siswa kelas X di salah satu SMK Negeri di Cirebon. Instrumen penelitian meliputi tes pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa, serta angket untuk mengetahui respons siswa terhadap media yang dikembangkan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil pretest dan posttest serta persentase tanggapan angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang signifikan, ditandai dengan kenaikan persentase jawaban benar dari 41,2% pada pretest menjadi 97,06% pada posttest, serta berkurangnya kesalahan konseptual dalam menyelesaikan soal. Respons siswa juga menunjukkan penilaian positif pada aspek teknis, pedagogis, dan estetika media. Temuan ini mengindikasikan bahwa bahan ajar berbasis Google Sites efektif digunakan sebagai alternatif sumber belajar digital dan berpotensi mendukung pembelajaran mandiri serta diferensiasi pembelajaran matematika di sekolah kejuruan.
Copyrights © 2026