Berkala Arkeologi SANGKHAKALA
Vol 15 No 1 (2012)

Sisa Tradisi Megalitik Pada Budaya Materiil Masyarakat Mandailing

Nenggih Susilowati (Balai Arkeologi Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
05 Jan 2018

Abstract

AbstractMegalithic culture or tradition is generally accepted as an animism mixed with the long-disapeared Hindu-Buddha beliefs remains as Islam penetrated. The megalithic concept or cultural elements that have existed and rooted in the followers still show a connection with the past. The material culture contains positive values related with the people. Such values are traditional value, law, democracy, togetherness, and wisdom of the surrounding. Explorative-descriptive reseach method with inductive reasoning is used in this paper.AbstrakSecara umum budaya atau tradisi megalitik yang sering dikaitkan dengan kepercayaan animisme, yang sebagian bercampur dengan sisa-sisa kepercayaan Hindu-Buddha telah lama menghilang dalam kehidupan masyarakat Mandailing, bersamaan dengan masuknya pengaruh Islam. Namun demikian konsep maupun unsur budaya yang pernah ada dan mengakar pada masyarakatnya, menyebabkan sebagian bentuk budaya material maupun tradisinya masih menampakkan hubungan dengan budaya masa lalunya. Di dalam budaya materiil tersebut terkandung nilai-nilai budaya yang positif berkaitan dengan kehidupan masyarakatnya. Nilai-nilai itu meliputi nilai adat, hukum, demokrasi, gotong-royong, dan kearifan terhadap alam lingkungannya. Penulisan bertipe eksploratif-deskriptif menggunakan alur penalaran induktif.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

SBA

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

"SANGKHAKALA" refers to the shell horns that blown regularly to convey certain messages. In accordance with the meaning, this journal expected to become an instrument in the dissemination of archaeological information to the public which is published on an ongoing basis. Berkala Arkeologi ...