Aktivitas fisik pada remaja adalah aspek kesehatan penting untuk mendukung pertumbuhan fisik dan mental, tetapi tingkatnya masih rendah di banyak wilayah. Berbagai faktor berinteraksi dalam mempengaruhi perilaku aktivitas fisik remaja, sehingga diperlukan pendekatan teoritis yang komprehensif. Social Cognitive Theory (SCT) adalah kerangka yang sering digunakan untuk memahami faktor-faktor ini. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas fisik remaja berdasarkan SCT melalui tinjauan pustaka. Dari pencarian literatur, ditemukan lima artikel yang sesuai, yaitu yang menggunakan SCT, melibatkan remaja, dan membahas aktivitas fisik. Hasil analisis menunjukkan bahwa self-efficacy adalah faktor yang paling dominan, diikuti oleh outcome expectations, self-regulation, dan dukungan sosial. Self-efficacy berperan penting dalam motivasi, sementara dukungan sosial membantu menciptakan lingkungan yang mendukung aktivitas fisik. Sebagai kesimpulan, SCT adalah kerangka yang relevan dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas fisik pada remaja, dan pendekatan berbasis SCT dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan aktivitas fisik di kelompok usia ini.
Copyrights © 2026