Permasalahan kulit menjadi satu diantara isu penting di Indonesia. Sebagian besar penyebab yang umum disebabkan oleh infeksi bakteri yaitu Staphylococcus aureus. Produk perawatan kulit untuk wanita banyak dipasarkan di masyarakat. Masyarakat sekarang lebih memilih ke bahan alam yang minim akan resiko yang ditimbulkan. Lulur diperlukan oleh wanita untuk menjaga dan merawat kulit agar tetap lembab dan sehat. Ecoenzym merupakan cairan dari hasil fermentasi kulit buah dengan molase. Eco enzyme memiliki kemampuan dalam menghambat bakteri. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat kefektifan dari lulur ecoenzym guna menghambat bakteri Staphyococus aureus. Lulur ecoenzym dibuat dalam 3 formula dengan konsentrasi ecoenzym yang berbeda. F1 dibuat dengan tambahan ecoenzym sebesar 3%, F2 4% dan F3 sebesar 5%. Lulur ecoenzym ini selanjutnya diujikan ke bakteri S. aureus dengan metode difusi sumuran. Semakin besar diameter hambat di sekitar lubang sumuran maka semakin efektif lulur ecoenzym dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga formula menunjukkan hasil yang negatif artinya bahwa lulur ecoenzym yang dibuat belum mampu menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus.
Copyrights © 2026