α-Mangostin (αM) merupakan senyawa xanton bioaktif utama yang berasal dari Garcinia mangostana L. dan diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologis, seperti antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba. Namun, pemanfaatan αM secara topikal maupun oral masih terbatas akibat ketidakstabilan dan kelarutannya yang rendah dalam media berair, sehingga menurunkan efektivitas terapeutiknya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas dan potensi penghantaran αM melalui formulasi suspensi nanopartikel berbasis kitosan (αM-ChNP) menggunakan metode gelasi ionik. αM-ChNP diformulasikan dalam tiga variasi rasio αM terhadap kitosan, yaitu FI (1:10), FII (1:5), dan FIII (1:2,5). Karakterisasi fisik suspensi nanopartikel dilakukan melalui pengukuran ukuran partikel, entrapment efficiency, dan potensial zeta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran partikel αM-ChNP berada dalam kisaran 269.2–294.7  nm, yang sesuai dengan karakteristik sistem nanopartikel. Nilai entrapment efficiency masing-masing formulasi adalah 84,78% (FIII), 87,54% (FII), dan 91,23% (FI), menunjukkan kemampuan kitosan yang baik dalam menjerap αM. Selain itu, nilai potensial zeta yang tinggi dan bermuatan negatif, yaitu −35,6 hingga −59,0 mV, mengindikasikan stabilitas sistem koloid yang sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa suspensi αM-ChNP berpotensi dikembangkan sebagai sistem penghantar obat yang stabil dan efektif untuk meningkatkan kinerja terapeutik α-mangostin.
Copyrights © 2026