Perangkat elektronik di rumah umumnya dikendalikan secara konvensional melalui saklar manual. Sistem smart home untuk mengendalikan dan memonitoring perangkat elektronik masih menggunakan sistem kabel dan berbasis desktop, sehingga diperlukan pengembangan sistem smart home nirkabel yang dapat dikendalikan dari jarak jauh. Teknologi smart home yang dirancang bertujuan untuk mengendalikan dan memantau perangkat elektronik yang berada di rumah, mengurangi sistem kabel yang rumit, meningkatkan efisiensi energi, dan keamanan rumah saat berada dalam kondisi kosong. Dengan menggunakan metode eksperimental, diagram fishbone digunakan untuk merancang smart home, dengan tahap-tahap pengembangan perangkat keras, perangkat lunak, dan perangkat I/O. Sistem smart home yang dihasilkan dapat mengendalikan lampu, kipas, dan buzzer, serta memantau secara jarak jauh suhu ruangan, kelembaban, dan kondisi pintu rumah menggunakan aplikasi Android dengan antarmuka Blynk. Kata kunci: android, sistem kendali, smart home
Copyrights © 2025